Pilih Pupuk Gandasil B atau Gandasil D?

0
Updated on 7 January 2022
Pupuk Gandasil B versus Gandasil D

Gandasil adalah salah satu pupuk pertama yang saya pertimbangkan sebagai tambahan nutrisi tanaman sayuran dan buah saya ketika baru mulai urban farming di rumah.

Kenapa pilih pupuk Gandasil? Sebagai seorang pemula, saya anggap pupuk tersebut mudah digunakan, murah, dan punya nutrisi yang cukup lengkap dan penting untuk pertumbuhan tanaman dari masa awal hingga panen.

Ada 2 jenis pupuk Gandasil, yaitu Gandasil B dan Gandasil D. Keduanya memiliki persamaan dan perbedaan yang perlu diperhatikan. Dalam artikel ini saya bandingkan kedua pupuk tersebut supaya tidak salah dalam memilih.

Jenis Pupuk

Pupuk Gandasil B dan D merupakan jenis pupuk daun. Pupuk daun adalah pupuk yang diberikan dengan cara disemprotkan ke daun supaya nutrisi dapat diserap tanaman melalui stomata atau mulut daun.

Manfaat Pupuk Gandasil B dan Gandasil D

Pupuk Gandasil B memiliki manfaat khusus untuk merangsang pembentukan bunga dan buah, sedangkan pupuk Gandasil D dapat digunakan secara lebih umum untuk berbagai jenis tanaman.

Untuk memudahkan mengingat kegunaannya, saya tandai huruf depan masing-masing pupuk. Pupuk B untuk membentuk Bunga dan Buah, sedangkan pupuk D untuk menumbuhkan Daun.

Kandungan Pupuk Gandasil B dan Gandasil D

Pupuk Gandasil termasuk pupuk NPK atau pupuk yang memiliki kandungan utama Nitrogen, Phospat / fosfor, dan Kalium. Selain NPK, kedua pupuk itu juga memiliki tambahan nutrisi-nutrisi mikro dan vitamin-vitamin untuk pertumbuhan tanaman. Namun, kandungan nutrisi dan vitamin tersebut tidak disebutkan dengan jelas di label kemasan.

Perbandingan kandungan kedua pupuk tersebut dapat dilihat di tabel berikut ini.

Gandasil BGandasil D
Nitrogen (N Total)6%20%
Fosfor (P2O5)20%15%
Kalium (K2O)30%15%
Magnesium (Mg)ya ya
Mangan (Mn)ya ya
Boron (B) ya ya
Tembaga (Cu) ya ya
Kobal (Co) ya ya
Seng (Zn) ya ya
Aneurine ya ya
Lactoflavine ya ya
Nicotinic acid amide ya ya

Cara Pakai Pupuk Gandasil

Takaran ukuran penggunaan pupuk Gandasil B dan D adalah 10-30 gram per 10 liter air setiap 8-10 hari sekali tergantung dari keadaan setempat.

Secara umum, pupuk Gandasil dapat dicampur dengan berbagai jenis pestisida, kecuali yang bersifat alkalis.

Masing-masing jenis pupuk memiliki anjuran penggunaan yang sedikit berbeda, yaitu Gandasil B diberikan segera setelah tanaman menunjukkan tanda-tanda pembentukan kuncup bunga, sedangkan Gandasil D diberikan pada tingkat permulaan pertumbuhan tanaman.

Selain informasi aturan pakai dari label kemasan pupuk di atas, saya juga mencari referensi dari sumber lain mengenai cara menggunakan pupuk daun yang benar. Berikut beberapa saran penggunaan yang dapat bermanfaat:

  • Penyemprotan pupuk dilakukan ke bagian daun yang menghadap bawah (punggung daun) ketika mulut daun (stomata) sedang membuka sempurna, sekitar pukul 8-9 pagi atau 3-4 sore.
  • Jangan menyemprot pupuk saat menjelang musim hujan atau ketika prakiraan cuaca menyebut hari itu akan hujan. Hujan dapat melunturkan pupuk ketika stomata masih menutup sehingga pupuk belum sempat terserap tanaman.
  • Gunakan alat penyemprotan yang terpisah dari herbisida karena larutan herbisida sulit dibersihkan.
  • Jangan menggabungkan pupuk dengan pestisida yang mengandung zat pekat karena zat tersebut akan membuat pupuk menempel di daun dan tidak dapat diserap oleh tanaman.
  • Hindari menyemprotkan pupuk ketika tanaman baru mulai berbunga atau mengeluarkan tunas muda karena rentan membuat bunga rontok dan tunas muda mati. Sebaiknya lakukan penyemprotan ketika tunas sudah berdaun cukup tua atau bunga sudah membentuk bakal buah.

Informasi Lainnya

Harga

Awal tahun 2021, harga pupuk Gandasil B ukuran 500 gram adalah Rp36.000, sedangkan harga pupuk Gandasil D 500 gram adalah Rp32.500.

Produsen

PT Kalatham
Jl. Raden Saleh I No. 15 B, Kenari, Senen, Jakarta Pusat, DKI Jakarta Raya.

0
First published by  on Last Modified on 7 January 2022.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *